Apakah Mengisap Jempol Termasuk Membatalkan Puasa?
Oleh Prince of Jihad pada Jum'at 14 September 2007, 10:10 PM
Soal :
Saya sedikit memiliki kelainan, yaitu sampai sekarang saya masih gemar mengisap jempol, kebiasaan itu sudah saya lakukan sejak kecil dan akan bertambah bilamana saya sedang sakit. Saya ragu apakah kebiasaan tersebut haram hukumnya ataukah tidak. Apakah kebiasaan itu membatalkan puasa ataukah tidak? Seorang teman saya mengatakan bahwa benda apa saja yang dimasukkan ke dalam tubuh dapat membatalkan puasa. Saya berharap agar pertanyaan saya ini dapat dijawab sesegera mungkin sebab tidak lama lagi bulan Ramadhan tiba. Kebiasaan ini membuat diri saya minder. Saya tidak mampu menceritakan problem yang saya hadapi ini sekalipun kepada suami saya sendiri!
Jawab :
Alhamdulillah, hendaknya saudari berusaha meninggalkan kebiasaan tersebut, upayakan segera menarik jari begitu saudari menyadarinya. Dan apa yang terjadi pada saat saudari terlupa tidak akan merusak puasa, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Salam bersabda:
“Sesungguhnya Allah memaafkan umatku yang tersilap, lupa dan sesuatu yang dipaksakan terhadap mereka.”
(H.R Ibnu Majah No:2033 dan dicantumkan dalam Shahih Al-Jami’ No:1731)
Islam Tanya & Jawab
Syeikh Muhammad Sholih Al-Munajid
Tulisan Lainnya Tentang
Anda harus login untuk memberikan komentar
Tulisan Sebelumnya
- Pervez Musharraf vs Jihad Global
- Keutamaan Puasa Enam Hari Bulan Syawal
- Ramadhan Bulan Jihad
- Mengenang The Magnificent 19 "The True Story of 9/11"
- Nestapa Kaum Muqallidin dalam Syirik & Kekafiran
- Imam Maksum bertaklid buta pada Umar bin Khattab
- Imam Maksum "juga" Bermuka Masam
- Pidato Rasulullah Menjelang Ramadhan
- Saufa Amdhiٍ
- Imam Bukan Manusia
Tulisan Terbaru
- Kekalahan Amerika Di Afghanistan, Pasti !
- Gambaran Umat Muhammad Saw
- BEBASKAN TAWANAN MUSLIM ! Oleh : Ummu Zakariya
- Fiqh Mujahid
- Duhai Seandainya Saya Melakukannya (Berjihad)
- Tahun Baru, Sebuah Renungan
- Haram Merayakan Natal & Tahun Baru
- Hijrah Masa Kini
- Tidak Shodaqoh dan Tidak Jihad? Lalu dengan Apa Engkau Masuk Surga?
- Wawancara Eksklusif Dengan Syekh Abu Yahya Al Liby: Beginilah Kafir Amerika Memperlakukan Mujahidin