Taliban, Kebijakan Pendidikan dan Kesehatan Terhadap Perempuan (Kebenaran Yang Tak Terungkap)
Oleh Fadly pada Ahad 13 April 2008, 05:32 PM
“Berdasarkan sebuah survey Komite Swedia untuk Afghanistan (SCA), 80% sekolah untuk anak perempuan yg berlokasi di pedesaan Afghanistan dan dikuasai Taliban tetap beroperasi. Pia Karlsson, penasehat pendidikan dari SCA, mengatakan 85% anak perempuan masih bersekolah. Di Propinsi Kunduz, yang dikuasai Taliban, 122 sekolah untuk anak perempuan beroperasi, dengan 390 guru wanita yang terdaftar!”
Taliban adalah target utama dalam serangan media Anti-Islam, agar publik membenci mereka.
Semua wanita (feminis barat) yang mengkritik burqa (cadar), diam saja ketika 2 juta rakyat afghan tewas karena bom Russia, mereka diam ketika 500.000 rakyat Afghan cacat karena ranjau, dan diam saja ketika ribuan perempuan diperkosa sebelum Taliban berkuasa
Jendral Hamid yang hidup beberapa tahun dibawah kekuasaan Taliban, berkata:
“Tidak ada kampanye yang ditujukan untuk memukuli wanita, dan tidak ada pelarangan pendidikan untuk wanita. Hanya pengetatan pendidikan bersama.”
Ada banyak kebohongan pada website-website “terhormat” tentang “penderitaan” wanita Afghan, dimana tidak ada tanggal, nama, tempat atau bentuk apapun yang bisa diverifikasi. Hamid gul berkata dia selalu melihat lebih banyak wanita di jalan-jalan dan pasar dari pada pria.
Wanita Afghan yang protes di barat berasal dari Faksi Khalq dan parcham yang Komunis. Mereka tidak mewakili sebagian besar masyarakat Afghan.
Taliban mengawasi ekstra ketat pada wanita-wanita komunis ini untuk memastikan mereka tidak menyebabkan perselisihan dan masalah. Wanita hanya harus menggunakan burqa dijalanan, sedang di rumah mereka bebas berpakaian yang meeka mau. Munur, seorang perawat berkata: wanita di Rumah Sakit jarang menggunakan burqa bahkan jilbab jika tidak ada pria disana.
Berdasarkan sebuah survey Komite Swedia untuk Afghanistan (SCA), 80% sekolah untuk anak perempuan yg berlokasi di pedesaan Afghanistan dan dikuasai Taliban tetap beroperasi. Pia Karlsson, penasehat pendidikan dari SCA, mengatakan 85% anak perempuan masih bersekolah. DI Propinsi Kunduz, yang dikuasai Taliban, 122 sekolah untuk anak perempuan beroperasi, dengan 390 guru wanita yang terdaftar!
Sebelum Taliban berkuasa, hanya ada 350 tempat tidur untuk wanita di Rumah Sakit di Kabul. Pada Agustus 2001, ada 950 tempat tidur untuk wanita di Rumah Sakit khusus wanita di Kabul. Beberapa Rumah Sakit khusus wanita adalah RS Rabia Balkhi, RS Malali, RS Khair Khana, RS Indira Ghandi, RS Atta Turk, Pusat Kesehatan Bulan Sabit Merah Kuwait dan Klinik Kesehatan Penyakit Menular! Ada juga 32 klinik Wanita dan Anak.
Sebagai tambahan, wanita menerima layanan di ICRC dan Sanday Gal Orthopaedic Centres. Pada semua rumah sakit dan klinik hanya dokter dan perawat wanita yang bekerja melayani kesehatan.
Tetapi the Sun, Daily Express, New York Times, dan semua wartawan tidak pernah melaporkan hal ini, begitu juga dengan BBC, CNN, Fox News, dll. Ini adalah bagian dari kampanye dusta agar masyarakat dunia menentang Taliban.
Mereka berkata bahwa wanita tidak dapat bekerja, wanita tidak boleh keluar rumah, bersekolah, atau bahkan ke Rumah Sakit, semua fakta-fakta ini membuktikan sebaliknya.
Terjemahan dari: WorldOfIslam Portal (http://news.worldofislam.info/index.php?page=Taliban/The%20Taliban%20Education%20and%20health%20policy%20toward%20girls)
Diambil dari postingan seorang ikhwan di Forum Arrahmah: http://www.arrahmah.com/forum/viewthread/451/
Tulisan Lainnya Tentang
setan pasti kalah.
mujahidin pasti menang.
Izzatulillah…. Semua media, entah itu media cetak ataupun elektronik dalam genggaman konspirasi, tidak usah jauh2, dinegeri kitapun begitu, dengan kekuatan media kita akan digiring ke yang Haq Menjadi Bathil… “Na’udzubillah Tsumma Na’udzubilla”
Kalau tidak salah saudari kita Yvonne Ridley sudah mengungkapkan kebohongan ini.
Anda harus login untuk memberikan komentar
Tulisan Sebelumnya
- Wawancara Eksklusif : Abu Adam Al Maqdisi, Pejuang Al Qaeda dari Negara Islam Iraq
- The eyes of the Mujaahideen in Kashmir are opening…
- Penguasa dan Pengusaha KORUPTOR
- Al-Ustadz Ahmad Izzah Al-Andalusy
- Mimpi Tentang Ustadz Salafy dari Balik Jeruji Besi
- Syaikh Abdul Qodir bin Abdul Aziz
- Sa'ad bin Abi Waqqash ra. - Singa yang Menyembunyikan Kukunya
- Menolak Kebenaran Awal Bencana dan Kekalahan
- Wahid Institute Training Singkretisme Agama
- Karakteristik Isteri Shalihah
Tulisan Terbaru
- Mujahid Bukan Khawarij
- Kekalahan Amerika Di Afghanistan, Pasti !
- Gambaran Umat Muhammad Saw
- BEBASKAN TAWANAN MUSLIM ! Oleh : Ummu Zakariya
- Fiqh Mujahid
- Duhai Seandainya Saya Melakukannya (Berjihad)
- Tahun Baru, Sebuah Renungan
- Haram Merayakan Natal & Tahun Baru
- Hijrah Masa Kini
- Tidak Shodaqoh dan Tidak Jihad? Lalu dengan Apa Engkau Masuk Surga?
. on 16/05/08 05:11 PM said:
Alhammdullillah,
Bagaimana sempurnanya manusia menutupi “keburukkan"nya pasti dan pasti ALLAH akan memberikan/menyingkap semua KEBENARAN…..
Allahu Akbar!!!!
Tetap berpihak kepada kaum TALIBAN…..
Jadikan AFGANISTAN cermin kehidupan ISLAM yang KAFFAH….
Noor,
email : .