Gambaran Ummat Muhammad
Oleh Prince of Jihad pada Sabtu 22 Maret 2008, 08:28 AM
مجموعات بشرية تربطها عقيدة واحدة
“Sekelompok orang yang terikat secara bersamaan dengan kesamaan aqidah.”
Allah swt. telah mengkategorikan manusia menjadi 2:
- Al-Umatul-Islaamiyah (Umat Islam)
-
Al-Umatul-Kafiraah (Ummat yang tidak beriman)
Lebih lanjut, hanya ada dua camp (kelompok) ; setiap orang tidak lain apakah seorang Muslim atau Kafir. Yahudi, Nasrani, Sikh, Hindu, Budha semuanya adalah al-Umatul-Kafirah; dengan kata lain, mereka semua tidak beriman kepada Allah.
“Dia-lah yang menciptakan kamu maka di antara kamu ada yang kafir dan di antaramu ada yang mukmin. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS at Thaghaabun, 64: 2)
Sebagai tambahan, umat Islam terpecah menjadi dua:
-
Umatu Muhammad (Umat Muhammad, atau Ahmad – juga dikenal sebagai al-Firqatun Najiyah, atau golongan yang selamat).
-
Umatu Ahlul Qiblah (Umat Qiblah, dari tujuh puluh dua golongan yang menyimpang – juga dikenal sebagai al-Firqatul Haarikah,)
Peranan Ummat
Peran umat Islam adalah menerapkan hujjah (menjadi saksi) untuk melawan orang-orang, jadi bahwa mereka bisa tidak ada keringanan – atas orang-orang yang tidak beriman – pada hari pengadilan nanti pada saat mereka bertemu dengan Tuhan mereka yang sesungguhnya. Ini hanya bisa terpenuhi dengan iqaamatud dien, atau menerapkan dien Allah (yaitu syari’ah) – bukan dien Kuffar, seperti demokrasi atau kebebasan. Allah swt. berfirman:
“Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).” (QS Asy Syura 42: 13)
Atribut atau karateristik dari umat Muhammad saw.
Allah swt. Berfirman :
“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS Al Fath 48: 29)
Pada ayat di atas, Allah swt. berfirman menginformasikan kepada kita tetang atribut dan kualitas Muhammad dan “Orang-orang yang bersama mereka” – yang menunjuk para Shahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan tepat. Atribut ini adalah:
-
Asyidda’u ‘alal Kuffar
Seseorang tidaklah menjadi bagian dari umat Muhammad kecuali dia “memerangi Kuffar”. Selanjutnya, tindakan ini harus disalurkan secara wajar (sesuai syar’i). Akronim (singkatan) KSK bisa membantu kita untuk mengingat sikap kita, yakni : K-Kerjasama, kita bias bekerjasama dengan orang kafir pada saat kita di bawah perjanjian (damai) dengan mereka, S-Sabar, pada saat kita berbicara tentang dien mereka dan K-Kasar (keras) pada saat kita memerangi mereka di medan jihad.
-
Ruhamaa’u bainahum
Sesuatu hal yang tidak mungkin bagi seseorang yang menjadi umat Muhammad kecuali dia menunjukkan kasih sayang dan kemurahan hati kepada sesesama orang Mukmin, walaupun jika mereka disebut orang gila, ekstrimis, teroris, penyebar kebencian atau fundamentalis. Kemurahan hati ini adalah manifestasi dari:
- Al-Ukhuwah (Persaudaraan)
- Al Muwaalaat (Persekutuan)
Pada saat ini, adalah sebuah kondisi yang sangat menyedihkan apabila kita melihat betapa banyak orang-orang dari Ahlul Qiblah yang bingung dari poin ini dan juga melakukan hal-hal yang benar-benar terbalik. Sepertinya mereka lebih suka membenci kaum Muslimin yang sungguh-sungguh berjuang di jalan Allah serta bersekutu dengan orang-orang yang tidak beriman.
(Dengan demikian, mereka tidak bisa menjadi umat Muhammad!)
-
Taraahum rukka’an sujjudan
Umat Muhammad adalah sebuah Umat yang patuh yang selalu ruku’ dan sujud yaitu menyembah Allah. Mereka bukanlah orang-orang sekuler. Mereka tidak menyembah Allah hanya dalam masjid saja atau pada saat Ramadhan saja, tetapi mereka menyembah Allah dua puluh empat jam dalam sehari – bahkan tidur mereka adalah ‘ibaadah.
-
Yabtaghuna fadlan minallahi wa-ridwaana
Mereka mencari “Ridha Allah”. Umat Muhammad tidak mencari pujian, simpatik, kehormatan atau ridha dari manusia. Mereka hanya mencari kepuasan Allah. Dengan konsekuensi, mereka akan memerangi dan mendominasi atas sekutu-sekutu setan. Mereka akan menaungi segalanya, dan Allah menjaga apa yang ada dalam hati mereka.
Kesimpulan
Tulisan Lainnya Tentang
setuju juga
pokoknya 100% mencontoh akhlaq Nabi shalallahu alaihi wassalam artinya :
1.Ibadah (sholat fardhu berjamaah dimesjid, yang sekarang sudah mulai tidak diamalkan oleh umat Nya, dimana azdan dikumandangkan harus bergegas menuju rumah Allah, tinggalkan perdagangan,pekerjaan….SHOLAT LEBIH PENTING BUKAN YANG PENTING SHOLAT.
2.Harta untuk dishodaqoh/infak untuk dijalan ALLAH (membantu Syiar Islam spt.da’wah dipelosok kampung, perjuangan para mujahidin, fakir-misikin.
3.Ihrom muslimin.
4.Amalkan sunnah (makan,minum,berpakaian dan mencari rejeki tidak riba’)
Inti-nya secara KAFFAH, dari ujung rambut sampai mata kaki, dari rohani hingga jasmani.
Allahuakbar atas hambanya yang selalu teguh dan tidak berpaling dari secuil cepluan
insyaalloh, semoga kita selalu berada di jalan yg di
rido-Nya amin
izzah tul islam wal muslimin
dienul islam ynag diridh’oi allah mudah2an menetapka hidup kita di dalam ridh’o-Nya
Semoga hamba Allah ini tidak berpaling dari ajaran Rasulullah SAW, aamiin….
Saya sih setuju
tapi godaannya sangat menggiurkan
Anda harus login untuk memberikan komentar
Tulisan Sebelumnya
- Thinah, Mitos Superioritas Syi'ah di atas Sunni
- Kashmir, Bumi Jihad yang Terlupakan
- Yang Tersisa Dari Karbala
- Syaikh Abu Laits: Lima Tahun Yang Bermula Dari Operasi Yang Penuh Berkah
- Istri Yang Baik
- Membongkar Kemunafikan Terang-terangan Pemerintah Amerika & Media: Isu Anak-anak Mujahidin di 'Iraq
- Mush'ab bin Umair
- PERANAN UMMAHAT DALAM TARBIYAH JAILUL MUNFARID
- Tipe Kematian Yang Berbeda
- Islam Liberal dan Musyrikin Mekah
Tulisan Terbaru
- Kekalahan Amerika Di Afghanistan, Pasti !
- Gambaran Umat Muhammad Saw
- BEBASKAN TAWANAN MUSLIM ! Oleh : Ummu Zakariya
- Fiqh Mujahid
- Duhai Seandainya Saya Melakukannya (Berjihad)
- Tahun Baru, Sebuah Renungan
- Haram Merayakan Natal & Tahun Baru
- Hijrah Masa Kini
- Tidak Shodaqoh dan Tidak Jihad? Lalu dengan Apa Engkau Masuk Surga?
- Wawancara Eksklusif Dengan Syekh Abu Yahya Al Liby: Beginilah Kafir Amerika Memperlakukan Mujahidin
. on 22/03/08 02:33 PM said:
Demi ALLAH kami setuju.